SETIAP ORANG DIANTARA KAMU MEMPUNYAI DUA RUMAH
Allah SWT berfirman;
"Sesungguhnya beruntunglah orang2 yg beriman, yaitu orang2 yg khusu` dalam sholatnya, dan orang2 yg menjauhkan diri dari perbuatan dan perkatan yg tidak berguna,dan orang2 yg menunaikan zakat, dan orang2 yg menjaga kemaluannya,kecuali terhadap istri2 mereka atau budak yg mereka miliki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barang siapa yg mencari dibalik itu maka mereka itulah orang2 yg melampaui batas , dan orang2 yg memelihara amanat2 yg dipikulnya dan janjinya, dan orang2 yg memelihara sholatnya, mereka itulah orang2 yg akan mewarisi".(Al-Mukminun :1-11)
Rasulullah SAW bersabda;
"Setiap kamu mempunyai dua rumah , satu rumah disurga , satu rumah dineraka. Kalau ia mati dan masuk surga maka ahli surga akan mewarisi (rumahnya yg disurga). Firman Allah, (mereka akan mewarisi)"
Orang mukmin membangun rumahnya disurga dan menghancurkan rumahnya dineraka.
Mujahid berkata; "Setiap orang mempunyai dua rumah , satu rumah disurga dan satu rumah dineraka. Adapun seorang mukmin membangun rumahnya disurga dan menghancurkan rumahnya dineraka.Adapun orang kafir menghancurkan rumahnya disurga dan membangun rumahnya dineraka, orang2 mukmin mewarisi rumah orang2 kafir karena mereka tata kepada Allah.
Rasulullah SAW bersabda;
"Dhari kiamat setiap orang akan diberi Allah seorang pria dari orang kafir dan dikatakan ; ini adalah tebusanmu dari neraka."
Sudahkah diri kita betul2 taat kepada Allah ataukah sebaliknya ?, kita sebagai seorang mukmin sudah seharusnya memikirkan hal ini bukannya kita hanya memikirkan urusan dunia yg tak penah ada habisnya, apdahal kita tahu kita hidup tak kan selamanya. warisan itu harus kita dapatkan , hanay dengan ketaqwaan dan ketaatan kita kepada Allah SWT semua itu kan terwujud.
Bersumber dari ; Tamasya ke Negeri Akhirat
karya penulis ; Shaikh Mahmud Al-Mishri
diterjemahkan oleh;
H. Ghilmanul Wasath,MA
H.Abdurrahman kasdi,Lc.MA
Hj.umma Farida Lc.MA
SETIAP ORANG DIANTARA KAMU MEMPUNYAI DUA RUMAH
No comments:
Post a Comment