Kebanyakan manusia cenderung menganggap bahwa cobaan atau ujian hidup terbatas pada hal-hal yang tidak menyenangkan, seperti bencana alam, pailit/bangkrut, kesedihan ,sakit, kecelakaan ,atau hal-hal yang lazim disebut musibah. Paling tidak ,nasihat untuk bersabar dan tabah menghadapi cobaan hidup umumnya dikemukakan pada saat orang-orang menghadapi masalah-masalah yang tidak terlintas dalam benak kita bahwa nikmat berupa kesehatan ,kekayaan ,kesenangan,jabatan ,dan kemewahan merupakan ujian serta cobaan.
Bahkan, ujian berupa kesenangan dan kenikmatan pads hakikatnya lebih berat dari ujian berupa kesukaran hidup. Banyak orang yang sukses dalam ujian kesusahan ,tetapi gugur dalam ujian kenikmatan. Hal ini terjadi karena manusia tidak memahami kenikmatan dan kesenangan itu sebagai cobaan. Akibatnya,pada saat menusia dalam keadaan sehat ,kaya dan berkuasa ia lupa daratan,lupa diri,bahkan lupa pada Tuhannya, Naudzu billahi min dzalik. Kenikmatan dan kesenangan ini pada akhirnya justru menjadi sumber malapetaka baginya sendiri.
Inilah hakikat ujian kehidupan yang harus kita pahami agar tidak terbuai dalam kegembiraan dikala senangnya dan tidak larut dalam kesedihan pada saat susahnya. Itu manusia yang punya kepribadian yang menakjubkan dalam menghadapi pasang surut arus kehidupan. Disitulah terdapat titik keseimbangan antara sabar dan rasa syukur yang mengantarkan manusia pada ketenangan lahir dan bathin.
Kegagalan adalah cambuk untuk memperbaiki diri, jadikan cermin perbaikan diri di hari ini bukan besok ataupun dimasa depan .karena kita hidup untuk hari ini.
blog saya
Kalau ada kekurangan dalam tulisan artikel silahkan shobat2 semua koreksi dan kasih masukan makasih
Wednesday, 29 July 2015
Kebahagiaan orang sakit
Labels:
MAKNA SAKIT
Lokasi: Semarang, Jawa Tengah
Tanjungmas, Semarang Utara, Indonesia
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment