AL ATSAR
Sebuah kisah dalam satu keluarga antara anak dan ayahnya perihal budi pekerti;
Anak ;Hai ayah,yang manakah perbuatan manusia yang terbaik ?
Ayah ; Beragama
Anak ; Kalau sifat itu ada dua, maka disamping beragama , sifat apakah lagi?
Ayah ; Beragama , berharta
Anak ; Kalau tiga ?
Ayah ; Beragama , berharta , bermalu
Anak ; Kalau empat ?
Ayah ; Beragama , berharta , bermalu ,dan berbudi pekerti yang luhur
Anak ; Kalau lima ?
Ayah ; Beragama , berharta ,bermalu ,berbudi pekerti yang luhur , dermawan
Anak ; Dan apalagi ?
Ayah ; Hai anakku ! apabila orang telah mengumpulkan kelima hal tersebut diatas, ia adalah orang yang bersih , bertaqwa dan dikasihi Allah SWT dan bebas dari syetan
Begitulah kaidah budi pekerti yang diajarkan Luqmanul Hakim kepada anaknya dan kitapun patut mencontoh sifat2 seperti diatas, pabila kelima sifat diatas tersebut bersemayam dijiwa kita selamatlah kita baik didunia maupun kelak diakhirat. semoga diri kita selalu introspeksi akan diri dan takkan tergiur akan gemerlapnya duniawi karena dunia hanya tempat persinggahan kita sesaat
semoga bermanfaat... wassalam.
Kegagalan adalah cambuk untuk memperbaiki diri, jadikan cermin perbaikan diri di hari ini bukan besok ataupun dimasa depan .karena kita hidup untuk hari ini.
blog saya
Kalau ada kekurangan dalam tulisan artikel silahkan shobat2 semua koreksi dan kasih masukan makasih
Monday, 27 January 2014
Saturday, 25 January 2014
Memperkuat iman
Sabda Rasulullah saw, kepada Ibnu Abbas ra;
"Hai anak muda, aku ajrkan beberapa kalimat kepadamu jagalah Allah (hukum-hukum-Nya) niscaya Allah menjagamu,jagalah Allah niscaya Allah berpihak kepadamu, jika engkau meminta maka mintalah kepada Allah, dan jika engkau meminta pertolongan maka mintalah pertolongan kepada Allah. Ketahuilah, jika umat bersatu untuk memberi manfaat kepadamu,maka mereka tidak bisa memberi manfaat kepadamu denga sesuatu apapun, kecuali sesuatu yang telah ditetapkan Allah kepadamu.Jika mereka bersatu untuk memberi mudzarat kepadamu, maka mereka tidak dapat memberi mudzarat kepadamu dengan sesuatu apapun, kecuali sesuatu yang telah ditetapkan Allah untukmu.Pena telah diangkat , dan lembaran telah kering." (HR.At-Tirmidzi dan ia menshahihkannya)
orang muslim beriman kepada qadha dan takdir Allah Ta`ala, hikmah-nya , kehendak-Nya, bahwa tidak ada satupun perbuatan sukarela manusia tanpa pengetahuan Allah Ta`ala dan takdir-Nya, bahwa Allah Maha Adil dalam takdir-Nya, Maha Bijaksana dalam semua pengaturan-Nya dan tindakan-Nya, bahwa hikmah-Nya itu mengikuti kehendak-Nya apa yang Dia kehendaki pasti terjadi dan apa yang tidak Dia kehendaki mustahil terjadi, dan bahwa tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah Ta`ala,orang muslim meyakini itu semua karena dalil-dalil wahyu dan dalil-dalil akal,
Dalil wahyu: penjelasan-Nya sbb;
firman allah , yang artinya;
"Sesungguhnya kamu menciptakan segala sesuatu menurut ukuran takdir." (QS>Al-Qamar ;49)
kemudian firman-Nya lagi, yang artinya;
"Dan tidak ada sesuatupun melainkan pada sisi khazanahnya dan Kami menurunkannya melainkan dengan ukuran yg tertentu." (QS.Al-Hijr ;21)
Dalil akal;
Apakah kita masih memungkiri segala takdir yang akn terjadi? kita sebagai seorang muslim tentu harus yakin apalagi ini mengenai keimanan. Kesimpulannya semoga kita tetap slalu dalam iman dan ketaqwaan kita kepada Allah ala wa jalla dan ini sbagai wahana untuk memperkuat keimanan kita.
wassalamun bil khair ...semoga bermanfaat...Aamiin ya Robbal Alamiin
"Hai anak muda, aku ajrkan beberapa kalimat kepadamu jagalah Allah (hukum-hukum-Nya) niscaya Allah menjagamu,jagalah Allah niscaya Allah berpihak kepadamu, jika engkau meminta maka mintalah kepada Allah, dan jika engkau meminta pertolongan maka mintalah pertolongan kepada Allah. Ketahuilah, jika umat bersatu untuk memberi manfaat kepadamu,maka mereka tidak bisa memberi manfaat kepadamu denga sesuatu apapun, kecuali sesuatu yang telah ditetapkan Allah kepadamu.Jika mereka bersatu untuk memberi mudzarat kepadamu, maka mereka tidak dapat memberi mudzarat kepadamu dengan sesuatu apapun, kecuali sesuatu yang telah ditetapkan Allah untukmu.Pena telah diangkat , dan lembaran telah kering." (HR.At-Tirmidzi dan ia menshahihkannya)
orang muslim beriman kepada qadha dan takdir Allah Ta`ala, hikmah-nya , kehendak-Nya, bahwa tidak ada satupun perbuatan sukarela manusia tanpa pengetahuan Allah Ta`ala dan takdir-Nya, bahwa Allah Maha Adil dalam takdir-Nya, Maha Bijaksana dalam semua pengaturan-Nya dan tindakan-Nya, bahwa hikmah-Nya itu mengikuti kehendak-Nya apa yang Dia kehendaki pasti terjadi dan apa yang tidak Dia kehendaki mustahil terjadi, dan bahwa tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah Ta`ala,orang muslim meyakini itu semua karena dalil-dalil wahyu dan dalil-dalil akal,
Dalil wahyu: penjelasan-Nya sbb;
firman allah , yang artinya;
"Sesungguhnya kamu menciptakan segala sesuatu menurut ukuran takdir." (QS>Al-Qamar ;49)
kemudian firman-Nya lagi, yang artinya;
"Dan tidak ada sesuatupun melainkan pada sisi khazanahnya dan Kami menurunkannya melainkan dengan ukuran yg tertentu." (QS.Al-Hijr ;21)
Dalil akal;
- Sesungguhnya akal sedikit pun tidak memustahilkan adanya qadha Allah, takdir-Nya , kehendak-Nya,hikmah-Nya, keinginan-Nya,dan pengaturan-Nya. Bahkan, akal mewajibkannya karena itu semua terlihat pada alam semesta ini.
- Beriman kepada Allah
Apakah kita masih memungkiri segala takdir yang akn terjadi? kita sebagai seorang muslim tentu harus yakin apalagi ini mengenai keimanan. Kesimpulannya semoga kita tetap slalu dalam iman dan ketaqwaan kita kepada Allah ala wa jalla dan ini sbagai wahana untuk memperkuat keimanan kita.
wassalamun bil khair ...semoga bermanfaat...Aamiin ya Robbal Alamiin
Labels:
keimanan
Lokasi: Semarang, Jawa Tengah
Semarang, Semarang
Kata-kata hikmah
Labels:
kata hikmah
Lokasi: Semarang, Jawa Tengah
Semarang, Semarang
Makna kehidupan
Hati2 mensikapi pikiran....kadang2 pikiran kita menerawang akan hal yg baik kita anggap padahal itu buruk
Hawa nafsu selalu menghampiri diri yg lemah ini yg harus diwaspadai
Manusia kalau sudah seperti itu udah tertutup jiwanya ....
maka cepatlah diri sadar sebelum terlambat
iblis selalu ber-lomba2 tuk menyesatkan umatnya
Kadang diri lupa..walaupun sebenarnya itu hal yg buruk
ingat sahabat ...... kalahkan hawa nafsumu
nanti dirimu yg akan menikmati hasil kebaikan...yg benar2 kebaikan
Hawa nafsu selalu menghampiri diri yg lemah ini yg harus diwaspadai
Manusia kalau sudah seperti itu udah tertutup jiwanya ....
maka cepatlah diri sadar sebelum terlambat
iblis selalu ber-lomba2 tuk menyesatkan umatnya
Kadang diri lupa..walaupun sebenarnya itu hal yg buruk
ingat sahabat ...... kalahkan hawa nafsumu
nanti dirimu yg akan menikmati hasil kebaikan...yg benar2 kebaikan
wassalamun bil khair......salam buat sahabat lingkaran....
Labels:
Syair lingkaran
Lokasi: Semarang, Jawa Tengah
Semarang, Semarang
Subscribe to:
Comments (Atom)